وهو
مذهب أبي حنيفة
رحمه اللّه ومن تابعه ولذلك
لا يجهر بها عندهم في الصلاة.
"Madzhab Abu Hanifah rahimahullah dan orang yang mengikutinya tidak membaca keras (jahr) dalam sholat". Maksudnya membaca bismillahirrohmanirrohim dalam sholat subuh, maghrib dan isya, madzhab Abu Hanifah tidak membaca dengan keras bismillah.
الشافعي
وأصحابه رحمهم الله ولذلك يجهرون بها.
"Asy Syafi'i dan para sahabatnya rahimahumullah membaca keras (jahr) dalam sholat". (Al Kasyaf : Zamakhsyari)
Itu merupakan perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai membaca bismillahirrohmanirrohim pada surat Al Fatihah dalam sholat subuh, maghrib, dan isya. Jadi, bagi saudaraku yang mengambil pendapat bahwa bismillah hendaknya tidak dibaca keras kok ternyata imam membaca keras, berlapang dadalah barangkali sang imam mengambil pendapat madzhab Syafi'i, demikian juga sebaliknya.
Berkaitan dengan Bismillah Abu Ja'far rahimahullah mengatakan:
قال أبو جعفر: إن الله تعالـى ذكره وتقدست
أسماؤه, أدّب نبـيه مـحمدا صلى الله عليه وسلم بتعلـيـمه تقديـم ذكر أسمائه
الـحسنى أمام جميع أفعاله
Abu Ja'far rahimahullah berkata: Sesungguhnya Allah menyebut dan mensucikan nama-nama-Nya. Mendidik nabi-Nya -Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam- dengan mengajarinya agar membaca asmaul husna ketika mengawali setiap perbuatannya. (Tafsir At Thobari)
حدثنا به أبو كريب, قال: حدثنا عثمان بن سعيد, قال:
حدثنا بشر بن عمارة, قال: حدثنا أبو روق, عن الضحاك, عن عبد الله بن عبـاس, قال:
إن أول ما نزل به جبريـل علـى مـحمد, قال: يا مـحمد, قل أستعيذ بـالسميع العلـيـم
من الشيطان الرجيـم ثم قال: قل بِسْمِ اللّهِ الرّحْمَنِ الرّحِيـمِ قال: قال له
جبريـل: قل بسم الله يا مـحمد. يقول: اقرأ بذكر الله ربك, وقم واقعد بذكر الله
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu ia berkata: Sesungguhnya pertama kali yang turun kepada Muhammad shalallahu'alaihi wa sallam melalui Jibril adalah Jibril berkata: Wahai Muhammad, katakanlah aku berlindung kepada yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui dari syaithan yang terkutuk, kemudian Jibril berkata; Katakanlah (wahai Muhammad)- Bismillahirrahmanirrahiim. Ibnu Abbas berkata, Jibril berkata kepada Muhammad: "Katakanlah bismillah wahai Muhammad. Jibril berkata: Bacalah dengan menyebut Allah tuhanmu, berdiri dan duduklah dengan menyebut/mengingat Allah !. (Tafsir At Thobari).
عن عبد الله بن عبـاس, قال: أول ما نزل جبريـل علـى
مـحمد صلى الله عليه وسلم, قال: يا مـحمد, قل أستعيذ بـالسميع العلـيـم من الشيطان
الرجيـم ثم قال: قل بسم الله الرحمن الرحيـم.
Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu 'anhu dia berkata: Pertama kali yang diturunkan yang dibawa oleh Jibril kepada Muhammad sholallahu 'alaihi wasallam, Jibril berkata: Wahai Muhammad katakanlah aku berlindung kepada yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui dari syaithan yang terkutuk, kemudian Jibril berkata: Katakanlah, bismillahirrohmanirrohiim!".Berkaitan dengan kata Allah:
قال أبو جعفر: وأما تأويـل قول الله: «الله»,
فإنه علـى معنى ما رُوي لنا عن عبد الله بن عبـاس: هو الذي يَأْلَهه كل شيء,
ويعبده كل خـلق
Abu Ja'far berkata: Sedangkan ta'wil firman Allah <<Allah>> sebagaimana yang telah diriwayatkan kepada kami dari Abdillah Ibnu Abbas: Allah adalah Tuhan bagi segala sesuatu, dan yang disembah/diibadahi oleh semua yang diciptakan (makhluk).
حدّثنا
أبو معاوية الضرير عن أبي مالك الأشجعي عن ابن حمران عن حذيفة بن اليمان قال : قال
رسول الله {صلى الله عليه وسلم} «إن القوم ليبعث الله عليهم العذاب حتماً مقضيّاً
فيقرأ صبيّ من صبيانهم في الكتاب : {الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ}
فيسمعه الله عزّ وجلّ فيرفع عنهم ذلك العذاب أربعين سنة».
"Sesungguhnya Allah telah memutuskan akan menurunkan azab-Nya kepada suatu kaum, maka beberapa dari mereka membaca bagian kitab: Alhamdulillahirrobbil 'aalamiin, maka dengan bacaan tersebut Allah Azza wa Jalla mengangkat azab-Nya dari kaum tersebut selama empat puluh tahun". (Al Kasyf wal Bayan : Imam Ats Tsa'labi rahimahullah)Hadits di atas diriwayatkan dari sahabat Hudzaifah bin Yaman radhiyallahu 'anhu yang diberi ilmu oleh Rasulullah mengenai fitnah dan pemegang nama orang-orang munafik. Insyaa Allah akan dibahas dalam Al Fatihah ayat 2 berkaitan dengan Alhamdulillahirrobil 'aalamiin.
